Minggu, 21 Maret 2010

surat untuk temanku

kutuliskan surat untuk temanku
semua yang aku kenal
yang aku tak tahu
semua temanku

kami duduk dalam kamar ini
menatap untaian awan putih
latar langit jingga
bersama hembusan angin
yang segarkan hati kami

sesaat datang kawan
melengkapi kekurangan
bersama hujan rintik
beri kami senyuman

kumpulan pemikir bangsa
bercengkerama akan realita yang ada
hidupkan mimpi-mimpi
melayang ke seluruh dunia

pembicaraan tak ada habisnya
satiap waktu
setiap saat
bersama kartu
dan seteko penghangat badan

tempat yang tak terlupa
dimana kami curahkan hati
pendewasaan diri kami
tuk raih impian

hujan yang tak kunjug henti
menahan ddiri kami
hati kami.....
tawa yang tak pernah habis
hanya karena kami bersama

aku bangga bersama kalian habiskan hari-harikau
aku puas mengenal hati kalian
hari2 yang tak pernah sepi
terisi oleh tawa kalian
aku bahagia bersam kalian
A K U
B A H A G I A.......................................

surat untuk temanku

Minggu, 07 Maret 2010

sore ini mentari bersinar cerah
warna sinarnya jingga tua
melapisi setiap kehidupan di dunia ini
membawa ke dalam gelapnya malam

angin semilir berembus
menerpa wajahku hamburkan rambutku
diatas karang aku duduk menatap perginya sang fajar
seakan ditelan bumi

daun-daun berguguran
menyambut bumi
menari-nari
melayang

mentari tak kunjung pergi
seakan waktu berhenti
daun-daun berhenti di udara
dan baru aku sadari waktu memang berhenti

aku tak bisa berkata apa-apa
diam dan membisu
hanya udara yang dingin yang aku rasakan
diam dan membisu

sesaat pikiranku kosong
tanpa kusadari disampingku duduk seorang perempuan
menatap mataku dan mencium bibirku
dengan cinta

kehangatan yang luar biasa merasuki seluruh tubuhku
masuk kedalam relung-relung hatiku
menbakar semangatku
terbitkan senyumku

aku lepaskan ciumannya
kutatap matanya
mata yang sangat indah
berwarna hitam legam dan bening
pipinya yang merona
dan bibirnya yang tipis membuat ku jatuh cinta padanya

kembali kutatap sang mentari
dia memelukku dengan erat
aku geggam tangannya
kami bersama menikmati tenggelamnya mentari
aku mencintainya da aku berharap selamanya